Penting! Bahaya Suplemen Kalsium Terhadap Jantung Lansia

Bahaya Suplemen Kalsium Terhadap Jantung Lansia

Anda takut terkena osteoporosis? Sama, kami juga. Osteoporosis memang menakutkan, membuat tulang-tulang kita terus melemah, menjadi rapuh dan mudah patah. Bahkan, sekedar batuk biasa bisa menyebabkan tulang pngidap osteoporosis patah tiba-tiba.


Suplemen kalsium adalah salah satu cara untuk mencegah kerusakan parah karena osteoporosis. Tapi kapan sebaiknya kita minum kalsium dalam jumlah cukup? Saat tulang kita masih terus tumbuh, saat kalsium yang kita konsumsi masih dapat ditimbun ke dalam tulang-tulang kita, saat kita masih muda.

Suplemen kalsium yang kita minum setelah berusia lanjut belum tentu membantu, malah justru merugikan, demikian ungkap sebuah hasil penelitian.

Wanita lanjut usia yang biasa mengonsumsi suplemen kalsium untuk menjaga kekuatan tulangnya memiliki resiko loebih tinggi terkena serangan jantung, ungkap para peneliti dari Selandia Baru.

Para peneliti ini mengingatkan penemuan mereka bukanlah suatu acuan. Tapi mereka juga mengatakan, temuan mereka akan resiko serangan jantung yang lebih tinggi ini berguna bagi pembelajaran lebih lanjut.

“Efek (merugikan) ini melebihi keuntungan yang didapat tulang dari suplemen kalsium,” ungkap para peneliti yang dikepalai oleh Ian Reid dari University of Aukland dalam British Medical journal.

Penelitian ini melibatkan  1.471 wanita pasca-menopause yang sehat, rata-rata berusia 74 tahun, yang juga telah berpartisipasi dalam studi mengenai pengaruh kalsium bagi kepadatan tulang dan tingkat patah tulang. 732 orang diantara mereka diberikan suplemen kalsium, sementara 739 lainnya diberikan plasebo. Mereka terus diamati selama lima tahun.

Baca juga:

Terlihat, serangan jantung lebih umum terjadi pada mereka yang mengonsumsi  suplemen kalsium, dimana 31 orang diantaranya mengalami serangan jantung. Sementara diantara para pengonsumsi plasebo, hanya 21 orang yang mengalaminya, ungkap para peneliti.

Para peneliti ini juga mencatat penelitian sebelumnya yang mengatakan mengonsumsi suplemen kalsium dapat menurunkan resiko penyakit jantung, karena tingkat kolesterol jahat dalam darah menurun.

Diduga, karena suplemen kalsium meningkatkan tingkat kalsium darah, ini mungkin memicu pembentukan endapan dalam arteri yang menyebabkan serangan jantung.

Penemuan baru ini “bukan merupakan suatu kesimpulan, tapi menawarkan kemungkinan bahwa asupan kalsium yang tinggi mungkin memiliki pengaruh yang merugikan bagi kesehatan jantung.” tulis para peneliti.

“Saat ini, pengaruh buruk tersebut harus diseimbangkan dengan keuntungan yang didapat tulang dari kalsium, terutama pada para wanita berusia lanjut,” simpul mereka.

Sumber: Majalah Health Today

Share This

1 Trackback / Pingback

  1. Menunda Memberi “Makanan Padat” Pada Bayi Dapat Mengurangi Resiko Anak Terkena Alergi dan Asma – HALLOPEDIA.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*