Fakta Menarik Tuak Yang Wajib Anda Ketahui, Minuman Khas Kota Tuban

Fakta Menarik Tuak

Fakta Menarik Tuak – Meskipun tuak adalah minuman yang tersebar di seluruh kota di Indonesia, tapi semua sepakat bahwa minuman tuak adalah minuman khas Kota Tuban. Minuman ini selalu ada dan menjadi jamuan pada acara adat tradisional di Tuban (red: acara adat tradisional jawa). Tuak juga tidak jarang menjadi jamuan oleh anak muda ketika kedatangan tamu dari daerah luar tuban. Pada saat kumpul-kumpul sering kita jumpai akan ada minuman tuak di dalamnya, serta di Tuban juga tidak sedikit toko yang menjual minuman ini.

Fakta Menarik TuakTuak berasal dari pohon kelapa yang diambil air niranya, lalu difermentasikan, memunculkan bau yang khas, dan menimbulkan selera yang berbeda oleh para pecinta minuman ini. Tuak juga tidak jarang anda temui di Provinsi Sumatera Utara, khususnya di daerah Samosir dan Toba maka dipastikan anda tidak akan kesulitan menemukan minuman yang memiliki rasa unik ini.

Para ahli yang telah meneliti minuman tuak, ternyata tuak memiliki kandungan alkohol, dan kandungan alkohol yang terdapat pada minuman ini ternyata cukup kecil yaitu 4%, lebih rendah jika dibandingkan dengan anggur dan bir. Totak memiliki manfaat atau membuat kondisi seseorang menjadi tenang karena mampu menekan syaraf peminumnya. Selengkapnya baca khasiat dan manfaat tuak. Tetapi juga tidak baik jika anda mengonsumsi tuak secara berlebihan. Baca dulu efek samping minuman tuak jika dikonsumsi terlalu keseringan.

Meski pada umumnya tuak adalah minuman yang dapat memicu pertengkaran, pertikaian atau perkelahian, tetapi sebagian kecil masyarakat Tuban tidak akan pernah lepas dengan muniman yang memiliki rasa unik ini. Tuak sudah menjadi ikon budaya masyarakat Tuban. Bahkan tidak sedikit yang menyebut Tuban dengan sebutan “Tuban Kota Tuak”.

Agar anda mengetahui lebih dalam tentang fakta menarik minuman tuak. Kali ini hallopedia akan membahas lebih dalam mengenai minuman tuak.

Pohon aren juga pohon siwalan adalah pohon penghasil tuak yang multifungsi, maka jangan sekali-kali anda meremehkan pohon penghasil tuak (aren/siwalan). Ternyata pohon ini adalah pohon yang multifungsi. Pohonnya menghasilkan buah siwalan yang memiliki manfaat lebih terhadap tubuh, serta dari pohon siwalan juga bisa menghasilkan minuman yang segar dan memiliki rasa yang enak, orang Tuban menyebutnya dengan nama Legen. 

Untuk menghasilkan tuak yang memiliki rasa sempurna, diperlukan penyulingan yang panjang dan proses yang rumit

Banyak yang belum tau tentang membuat tuak. Tidak sembarangan dalam memproduksi minuman tuak dan tidak segampang kita mendapatkannya. Dibutuhkan proses yang panjang dan penuh kesabaran untuk menghasilkan nira yang berkualitas. Rata-rata penyadap nira membutuhkan waktu paling tidak 3 bulan baru bisa menyadap. Itu juga belum tentu air niranya bisa keluar.

Berdasarkan mitos, ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan agar bisa mendapatkan air nira, tidak diperbolehkan memakai baju yang bagus saat berada dipohon sumber niranya, tidak boleh gonta-ganti orang saat memanjat satu pohon itu, tidak boleh mengucapkan kata-kata kotor saat memanjat dan mengambil air nira.

Agar mendapatkan rasa yang sempurna, saat air nira (belum jadi tuak) sudah disadap dibutuhkan ketelitian untuk mencampur air nira dengan raru (semacam kulit kayu) agar air tersebut difermentasikan. Tidak boleh manis, tidak boleh asam, dan tidak boleh terlalu sepat. Butuh keahlian yang jenius.

Pernah ke acara adat orang Tuban?  Pasti menemukan minuman tuak kan? Baik diacara pernikahan, acara manulangi, dan lain-lain. Jangan heran dan jangan mengatakan mereka lagi mabuk-mabukan. Bukan guys.

Tuak adalah pelengkap dan peryaratan yang harus ada dalam adat Tuban. Tuak digambarkan sebagai pemenuh dahaga, pembawa kejernihan pikiran dan berkat bagi orang yang meminumnya. Tuak tidak bisa digantikan dengan minuman lain seperti jus, coca cola, sprite, es krim atau minuman apapun.


Tuak adalah Minuman Jamuan untuk Tamu


Tuak merupakan salah satu minuman jamuan kepada tamu orang Tuban meski jamuan tuak sekarang hanya ada pada masyarakat yang masih tradisional. Jadi, jika anda ke Toba atau Samosir jangan heran jika dijamu dengan minuman ini. mereka tidak akan memberikan porsi yang lebih juga kepada anda, karena mereka tahu batasan meminum tuak untuk semua orang.


Minum Tuak sudah Menjadi Tradisi Masyarakat Tuban


Jika orang mendengar kata “tuak”, sudah pasti dipikirannya “orang Tuban”. Kenapa? Karena memang tuak yang memiliki rasa yang enak adalah yang terkenal dari Tuban.

Demikianlah beberapa fakta tentang tuak yang mungkin belum anda tahu. Terlepas dari stigma negatif masyarakat umum terhadap tuak yang merupakan minuman yang memabukkan, tidak pantas diminum, dilarang, atau bahkan haram, tuak tidak akan bisa lepas dari kehidupan orang Tuban

Tuak mengandung banyak makna yang positif jika digunakan untuk tujuan kebaikan. Penulis tidak mensugesti anda untuk mencoba minum tuak, penulis hanya ingin berbagi tentang apa sebenarnya yang menjadi esensi minuman tuak bagi orang Tuban. Jika anda setuju dengan tulisan ini, silahkan share di berbagai media sosial yang anda miliki. Terimakasih!

Baca artikel lainnya:

Share This

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Keunikan Proses Pembuatan Minuman Tuak Khas Tuban – HALLOPEDIA.COM
  2. Awas, Efek Samping Meminum Tuak Setiap Hari – HALLOPEDIA.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*