Susu Tanpa Lemak (Non Fat) dan Pemicu Kanker Prostat – HealthToday Terbaru

Pemicu kanker prostat

Pengertian Kanker Prostat

Berdasarkan referensi yang kami dapatkan dari wikipedia, kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini dapat menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan lymph node. Kanker prostat dapat menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi ereksi dan gejala lainnya. Baca: Suplemen herbal obat ejakulasi dan disfungsi ereksi

Apa sebenarnya fungsi prostat? Ia adalah kelenjar yang bisa membantu menghasilkan cairan yang menyuburkan dan melindungi sperma. Saat terjadi ejakulasi dini, prostat mengeluarkan cairan ini menuju uretra. Cairan yang dikeluarkan akan mengalir bersama dengan sperma sebagai air mani.

Menurut data yang diperolah dari lembaga kesehatan dunia (WHO), kanker prostat adalah penyakit kanker yang paling umum dengan urutan nomor 2 pada pria. Terdata 307 ribu kasus kematian di dunia (tahun 2012), disebabkan oleh penyakit ini. Dan diperkirakan seorang pria yang menderita kanker prostat mencapai 1,1 juta pria di seluruh dunia pada tahun itu juga.

Di Indonesia sendiri, penyakit ini menempati urutan ke-5 dalam list jenis kanker terbanyak. Pada tahun 2011, terdata seorang pria yang positif menderita kanker prostat mencapai 971 jiwa. Pria dengan kisaran umur 70 sampai 79 tahun merupakan kelompok yang paling banyak menderita penyakit ini.

Penyebab dan Gejala Kanker Prostat

Pada kasus tertentu, pada tahap awal bisa saja kanker prostat tidak menimbulkan gejala apapun. Gejala kanker prostat baru terlihat ketika prostat mulai membengkak dan mempengaruhi uretra. Adapun gejala yang tampak ketika penyikat ini menimpa pria, yaitu:

  • Keseringan buang air kecil
  • Ketika buang air kecil atau saat ejakulasi, penis terasa nyeri dan panas
  • Kandungan kemih terasa selalu penuh
  • Terdapat darah dalam urine atau pada air mani
  • Tekanan ketika mengeluarkan urine terasa berkurang.

Pada umunya, tanda ataupun gejala penyakit ini akan muncul saat kanker telah menyebar keluar dari prostat. Akan tetapi, gejala yang kami sebutkan diatas tidak menjadi patokan penuh bahwa itu pertanda penyakit prostat. Kondisi di atas dapat saja diakibatkan oleh terjadinya infeksi pada saluran kencing.

Hingga sekarang, penyebab terjadinya kanker prostat masih belum diketahui secara jelas. Akan tetapi, faktor keturunan atau genetik dan usia seseorang dapat meningkatkan risiko munculnya kanker prostat. Terlebih jika seseorang tersebut sudah berumur diatas 70 tahun.



Apa yang bisa meningkatkan resiko atau pemicu kanker prostat? Ternyata kurangnya asupan kalsium dan produk turunan susu tak ada hubungannya. Lalu, bagaimana dengan susu non fat? Simak informasi ini hingga selesai, dan temukan jawabannya!


Ulasan dan Riset Susu Tanpa Lemak (Non Fat)

Kabar dari dunia riset yang satu ini mungkin cukup mengejutkan Anda: Konsumsi susu tanpa lemak (non fat) atau rendah lemak (low fat) dapat meningkatkan resiko penyakit berbahaya tersebut, demikian menurut hasil penelitian yang diterbitkan American Journal of Epidemiology.

Sebelumnya, para ahli berpendapat bahwa kurangnya konsumsi kalsium dan produk turunan susu, seperti keju dan yoghurt, diduga dapat meningkatkan resiko kanker prostat, karena mempengaruhi metabolisme Vitamin D. Data dari beberapa penelitian mendukung pernyataan tersebut, namun banyak penelitian gagal menjelaskan kaitan antara keduanya.

Untuk menggali topik ini lebih jauh, Dr. Song Yi Park dan rekan-rekannya dari University of Hawaii, Honolulu, meneliti data peserta Multiethnic Cohort Study. Penelitian yang diadakan antara tahun 1993-2002 ini berlangsung selama 8 tahun dengan mengikutsertakan peserta berusia 45-75 tahun dari lima etnis dan ras yang berbeda, dan tinggal di California dan Hawaii.

Sebanyak sekitar 82 ribu pria diminta mengisi kuisioner  kuantitatif seputar pola makan dan berbagai faktor terkait lainnya, seperti berat badan, kebiasaan merokok dan tingkat pendidikan.

Dalam kurun waktu 8 tahun, 4 ribu pria menderita kanker prostat. Tidak ditemukan bukti bahwa kalsium atau vitamin D dari sumber manapun merupakan pemicu naiknya risiko kanker prostat. Dalam analisa menyeluruh terhadap pola makanan mereka, konsumsi produk-produk yang terbuat dari susu tidak dikaitkan dengan risiko kanker prostat.

Namun demikian, analisa lebih lanjut menemukan susu tanpa dan rendah lemak memang menimbulkan tumor lokal pada prostat dan tumor lain yang tidak ganas, sementara susu murni justru mengurangi resiko tersebut.

Pada analisa lain, Dr. Yikyung Park dan rekan-rekannya dari National Cancer Institute di National Institute (NIH) of Health, Bethesda, Maryland, meneliti hubungan antara kalsium dan vitamin D dengan kanker prostat pada 294 ribu pria yang berpartisipasi dalam NIH-American Association of Retired Persons Diet and Health Study, diadakan antara tahun 1995-2001. Pengamatan untuk studi tersebut dilakukan hingga 6 tahun.

Hasilnya, tidak ada hubungan antara jumlah konsumsi kalsium ataupun suplemen kalsium dengan jumlah kasus kanker prostat. Total kalsium yang dikonsumsi memang sepertinya berkaitan dengan kanker tingkat menengah dan tinggi, namun kedua hubungan tersebut tidak disertai pembuktian secara statistik.

Serupa dengan hasil penelitian pertama, ternyata susu tanpa lemaklah yang justru berkaitan dengan kanker prostat tingkat lanjut. Sementara sebaliknya, kalsium dari makanan selain produk turunan susu dikaitkan dengan berkurangnya resiko kanker prostat tingkat medium. Sumber: Majalah HealthToday

Share This

1 Trackback / Pingback

  1. Manfaat Buah Mengkudu Untuk Pencegahan Penyakit dan Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*