Tips Memilih Obat Kuat Pria Herbal Yang Aman dan Nyata Khasiatnya

Selamat pagi sahabat Hallopedia.COM. Semoga kesehatan senantiasa menyertai kita dan keluarga. Kali ini kami akan berbagi tips soal bagaimana sih caranya menentukan obat kuat pria yang baik untuk kita konsumsi atau gunakan. Berikut ulasan detailnya!

Racikan obat kuat herbal yang berkomposisi dari tumbuhan (daun, buah, kulit kayu, bungan, akar), sudah digunakan sejak lama mulai dari nenek moyang kita, tak lain tujuannya adalah untuk mengobati bermacam penyakit vitalitas yang seringkali menimpa pria dewasa. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua obat kuat herbal itu dapat aman kita konsumsi.

Sebab banyak sekali produk obat kuat herbal yang dijual di pasaran terkandung komposisi bahan kimianya yang pastinya akan mengakibatkan efek samping negatif, misalnya menjadikan masalah pada jantung, tekanan darah, sakit kepala dll. Tidak sedikit juga produk yang tersebar di toko offline/online tak mengantongi ijin legal dari lembaga BPOM RI. Berarti produk tersebut statusnya adalah ilegal. Oleh karenanya, Anda sebagai konsumen tentunya harus lebih bijak dan teliti dalam menentukan mana obat kuat pria herbal yang aman dikonsumsi dan terbebas dari zat kimia berbahaya. Simak terus ulasan tips yang akan kami uraikan di bawah ini.

Bagaimana Tips Memilih Obat Kuat Pria Herbal Aman, Berkhasiat dan Bebas Efek Samping

Berdasarkan referensi yang telah kami dapatkan dari BPOM RI (Badan Pengawas Obat dan Makanan), berikut ini tips memilih obat kuat pria herbal yang bebas efek samping dan aman dikonsumsi.

[1] Cek Dulu Kemasannya

Sebelum order, sebaiknya cek dulu kemasan produknya. Pastikan terlebih dahulu bahwa kemasannya masih bagus, artinya tidak robek, penyok, gompal, berlubang, bocor atau berkarat. Cek juga kapan produk itu dibuat dan kapan tanggal expired-nya. Pastikan juga informasi di bawah ini juga ada pada label semua suplemen obat kuat herbal:

  • Merk suplemen
  • Nama alamat pembuat produk tersebut
  • Daftar komposisi lengkap, baik pada brosur yang disertakan maupun pada kemasan atau tercantum pada box-nya.
  • Terdapat penjelasan saran penyajian, dosis, aturan pakai dan jumlah bahan aktifnya.
  • Terdapat nomor ijin legal BPOM RI.

[2] Lihat Labelnya

Telitilah terhadap label kemasan. Apakah pada kemasannya terdapat kontradiksi atau larangan? Bagaimana aturan pakai yang benar, dan apakah ada batasan dosis konsumsi perharinya? Apasaja kandungan zat aktif yang ada didalamnya? Apakah Anda juga mempunyai alergi terhadap salah satu dari komposisi tersebut? Apakah dokter atau kondisi kesehatan Anda sekarang ini melarang untuk mengonsumsi salah satu komposisi yang ada? Apakah ada pantangan makanan, minuman, obat2an, dan aktifitas yang harus Anda hindari sewaktu mengonsumsi obat kuat herbal tersebut?

Produsen pembuat suplemen itu bertanggung-jawab utk memastikan kalau klaim yang dibuat terhadap produknya benar adanya atau tidak menyesatkan serta didukung dengan bukti yang memadai. Akan tetapi, mrk tak diwajibkan untuk menyerahkan bukti tsb ke lembaga BPOM.

Oleh sebab itulah, walaupun terbuat dari bahan alami, tidak sedikit obat kuat herbal yang terkandung senyawa kimia yang memiliki potensi menyebabkan resiko efek samping yang berbahaya terhadap kesehatan penggunanya. Viagra diklaim ampuh sbg obat vitalitas dengan kinerja yang cepat dan mampu menyembuhkan ejakulasi dini, namun Viagra terkandung zat taldalafil dan sildenafil dalam komposisinya. Hal itu akan berdampak kepada efek negatif setelah memakainya yaitu dapat berdampak pada hati, ginjal dan jantung. Bahkan secara resmi BPOM RI melarang keras peredaran obat kuat pria tersebut.

[3] Pastikan Nomor Ijin Edarnya

Pastikan obat kuat herbal yang ingin Anda beli sudah mempunyai ijin edar dari BPOM. Untuk memastikan keasliannya, Anda bisa cek langsung nomor registrasinya di situs resmi BPOM RI. Bagaimana caranya? Anda bisa baca tautan link Cara Cek Obat Kuat Terdaftar BPOM. Di situsnya Anda bisa mengetahui beberapa produk obat tradisional yang sudah ditarik dan dilarang peredarannya.

Apabila Anda memakai racikan dari seorang herbalis, maka pastikanlah kalau herbalis tersebut mempunyai ijin praktik dan terdaftar resmi di DinKes (Dinas Kesehatan).

Demikian itulah 3 tips menentukan obat kuat pria yang aman dikonsumsi dan memiliki khasiat nyata. Jadilah pembeli yang cerdas dan dapat pilah-pilih dalam menentukan produk yang ingin Anda beli. Sesuaikan juga obat kuat herbal tersebut dengan kebutuhan Anda.

Baca juga:

Share This