Perkuat Internasionalisasi Sastra Indonesia, BIPA Digelar di 52 Negara

Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menghadirkan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk memperkuat internasionalisasi sastra Indonesia. Pembelajaran sastra Indonesia kini sudah tersebar di 52 negara.
 
“Saat ini program BIPA diselenggarakan di 52 negara dengan 185 lembaga penyelenggara,” beber Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek, Aminudin Aziz, dalam Seminar Antarbangsa Kesusastraan Asia Tenggara secara daring dikutip Jumat, 22 September 2023.
 
Lebih rinci, saat ini ada 307 penugasan pengajar di BIPA. Mereka memiliki peserta ajar sekitar 154.000 orang di luar negeri.

“Kami juga akan menyiapkan peta jalan internasionalisasi sastra indonesia baik melalui program BIPA maupun non BIPA,” ucap dia.
 
Aminudin mengungkapkan pihaknya juga akan membentuk tim kurator untuk mengurasi dan menentukan karya sastra sesuai kriteria dan standar sastra dunia. Pihaknya menggunakan 7 standar berdasarkan buku English Literatur karya William J. Long yaitu universalitas, artistik, nilai intelektual, sugestif, nilai spiritual, keabadian, dan gaya.
 
“Yang menjadi persoalan mendefinisikan hakikat sastra Indonesia terkait substansi, gaya, latar, estetika. Ini yang akan menentukan entitas atau ciri khas dari sastra Indonesia itu apa. Keindonesiaan kita dibangun dari berbagai macam kemajemukan, maka mendefinisikan sastra Indonesia harus mendefinisikan kemajemukan itu,” tutur Aminudin.
 

Kuliah di kampus favorit dengan beasiswa full kini bukan lagi mimpi, karena ada 426 Beasiswa Full dari 21 Kampus yang tersebar di berbagai kota Indonesia. Info lebih lanjut klik, osc.medcom.id
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(REN)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%, Ini Alasan BI!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *