RAAM Mau Caplok 30% Saham B-Universe

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten hiburan milik Raam Punjabi PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) berencana untuk mengakuisisi 30% saham PT Bersatu Universe Digital Indonesia (B-Universe) setelah meneken kerja sama dengan B-Universe.

“Kami akan mengakuisisi 30% saham di B-Universe dengan tunduk pada LDD dan FDD,” ungkap Direktur Tripar Multivision Vikas Chand Sharma kepada CNBC Indonesia pada Kamis, (21/9/2023).

Kerja sama ini diresmikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara MVP dan B-Universe, pada Rabu, (20/9/2023). Peresmian ini dilakukan oleh Founder B-Universe Enggartiasto Lukita dan Founder MVP Raam Punjabi.

Melalui partnership ini, MVP menjadi mitra eksklusif dan memiliki privilege sebagai broadcaster berbagai konten-konten kreatif film, sinetron, mini series, FTV dan sitcom milik MVP untuk ditayangkan secara luas di jaringan BTV.

“Hal ini akan meningkatkan performa distribusi konten-konten kreatif MVP dan diharapkan akan berkontribusi pada peningkatan Gross Profit MVP YoY sebesar 30%,” kata Vikas.

Melalui kesepakatan kolaborasi strategis ini, MVP akan turut serta berinvestasi ke dalam B-Universe. MVP memasuki era baru sebagai Free-to-Air Broadcaster.

Sebagai informasi, PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) atau MVP membukukan laba komprehensif sebesar Rp 28 miliar pada semester I-2023. Adapun pendapatan MVP pada semester I-2023 mencapai Rp 155 miliar, meningkat dibandingkan semester I-2022 senilai Rp 150 miliar.

Berdasarkan keterangan perusahaan, kontributor pendapatan tertinggi adalah sinetron yang menghasilkan Rp 59 miliar pada semester I-2023, melesat 99% dibandingkan tahun sebelumnya. Diikuti oleh film dengan kontribusi Rp 41 miliar dan digital Rp 31 miliar.

Kontributor pendapatan lainnya adalah tiket serta makanan dan minuman (F&B) yang masing-masing berkontribusi sebesar Rp 18 miliar dan Rp 6 miliar.

Baca Juga  Mahasiswa ITS Tawarkan EvolveGo untuk Solusi Kota Cerdas Terintegrasi

Selanjutnya, laba bruto MVP meningkat 29% menjadi Rp 90 miliar pada semester I-2023, naik dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu Rp 70 miliar. Margin laba bruto naik menjadi 58% dari 46%. Secara keseluruhan, emiten berkode saham RAAM ini berhasil membukukan total laba komprehensif Rp 28 miliar pada semester I-2023.

Sementara itu, neraca RAAM menunjukkan kondisi keuangan yang sehat dengan total aset pada semester pertama 2023 senilai Rp 1,36 triliun atau naik 23% dari Rp 1,1 triliun pada semester I-2022, dengan kenaikan 101% pada total aset lancar. Sedangkan total liabilitas Rp 207 miliar, meningkat 8% dari Rp 192 miliar.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Buset! RAAM Milik Raam Punjabi ARA 5 Hari Beruntun, Ada Apa?

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *